"Sa'ad bin Abi Waqqash berkata ' Aku bertanya kepada Rasulullah saw ., "Ya Rasulullah , siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaanya ?" Nabi saw.menjawab "Para Nabi kemudian yang meniru (menyerupai) mereka dan yang meniru (menyerupai) mereka . Seorang diuji menurut kadar agamanya . Kalau agamanya tipis (lemah) dia di uji sesuai dengan itu (ringan) dan bila iman nya kokoh dia diuji sesuai itu (keras) . seorang di uji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa."(H.R.BUKHARI)
Tidak ada yang tidak berubah dalam hidup ini . Tidak ada sebuah kondisi yang hanya tetap , itu-itu saja . Bumi berputar , alam bergerak , manusia , hewan , dan tumbuhan juga demikian . Perubahan adalah sunnatullah yang pasti akan terjadi . Keadaan seseorang pun demikian adanya . Ada kalanya seseorang berada di puncak kejayaan , ada pula kalanya ia dirundung kemalangan . Peta kejayaan umat juga demikian , silih berganti , pasti bergilir , seperti silih bergantinya roda kehidupan dan layaknya putaran roda .
Perubahan juga telah banya membuat kita semakin mengerti akan hakikat penyerahan . Perubahan yang dapat kita terima biasanya akan membuat kita gembira , misalnya mendapatkan pekerjaan yang mapan , berhasil mendapatkan jodoh yang telah lama kita impikan , atau tiba-tiba karena suatu hal status sosial terangkat . namun , jiak perubahan itu ternyata membuat kita menderita atau merasa tidak nyaman , tidak sedikit diantara kita yang terpuruk dalam ketidakberdayaan .
Ternyata , tidak selamanya perubahan itu indah bagi setiap orang . Tidak ada yang abadi di dunia ini . semua hal yang kita miliki dan rasakan adalah sesuatu yang fana . inilah ujian , ada masanya Allah menguji keimanan kita . Allah berusaha mencari bukti apakah kita termaksud hamba-hamba Nya yang paling shalih ?
ataukah keimanan kita hanya diucapkan hanya di bibir saja tanpa ada bukti ?
"Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan . sesungguhnya Allah azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka . Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah " (H.R. Tirmidzi)
Ujian dan cobaan , bagaimanapun bentuknya , selalu menggoreskan duka . Tangis , keluh-kesah , umpatan , rasa kesal , dan kemarahan , terkadang menjadi hal yang lumrah dilakukan sebagai bentuk penolakan . Bahkan , terkadang sikap menggugat Allah Swt pun terlontar . Ujian dan cobaan memang terasa berat jika kita tidak mengerti esensi & hikmah dibaliknya sehingga tidaklah mengejutkan jika kebanyakan manusia yang sedang menghadapinya mengalami rasa putus asa , depresi , atau stres . Padahal ujian dan cobaan adalah sebuah keniscayaan dalam hidup . Allah swt yang memberi kehidupan telah menetapkan bahwa hidup kita disunia merupakan ujian semata . Hal ini dinyatakan oleh Allah swt . dalam firman Nya berikut :
"yang menjadikan mati dan hidup , supaya Dia menguji kamu , siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya . Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun "(Q.S. Al-Mulk [67]:2)
Ayat tersebut menjelaskan bahwa ujian & cobaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari hidup kita . Satu ujian yang satu akan disusul dengan ujian yang lainnya . Demikan hal nya dengan cobaan , akan selalu datang silih berganti sesuai dengan tingkah keimanan kita .
Apa yang mesti diperbuat jika ujian & cobaan datang didalam kehidupan kita ? Apakah akan nyaman jika hanya menghadapinya dengan umpatan dan kesah yang tak berujung ? akankah kita putus asa , putus harapan , dan kehilangan semangat hidup karena ujian dan cobaan datang silih berganti ? Bagaimanapun Ujian & cobaan terkadang menggoreskan luka . Namun , banyak alasan yang seharusnya membuat kita sadar untuk tidak terlalu larut dalam duka , apalagi hanya memaki takdir yang menimpa .
Ada hikmah yang seharusnya bisa kita rasakan , hikmah laksana embbun saat kita menyadari bahwa ujian & cobaan tidak akan pernah berhenti sampai kita bertemu Allah pada suatu saat . Namun , tidak banyak yang mengetahui hikmah yang bisa didapat saat ujian & cobaan datang . Tidak semua orang bisa meraba nya , walaupun demikian kita bisa mereguk indahnya hikmah dibalik ujian jika kita berusaha , berusaha untuk menyelami kembali hakikat hidup , berusaha untuk kembali dekat dengan Allah Swt , berusaha untuk bermuhasabah diri segala yang telah kita lakukan dalam hidup .
Bisa jadi Ujian merupakan salah satu tanda kasih sayang Allah kepada kita . Mungkin Allah sangat suka saat kita menangis dalam sujud-sujud panjang dalam Doa dan memohon kepada Nya . Dengan demikian , ujian dan cobaan merupakan sarana untuk mendekatkan diri pada Allah Swt , Namun di sisi lain ujian dan cobaan bisa menjelma sebagai salah satu tanda peringatan seta teguran dari Allah Swt kepada kita . Kemungkinan ada beberapa kesalahan yang pernah kita perbuat , ada sesuatu yang harus di waspadai .
Duka itu perlu diredam , perlu ada cara agar kita dapat meredam duka dan menggali himah disetiap ujian maupun cobaan juga meneladani Rasulullah Saw , para sahabat , dan salafus salih tegar menghadai ujian & cobaan .
Aamiin. .
Sumber Artikel :
penulis : Puspita RM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar